Tampilkan postingan dengan label Kue Khas Palembang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kue Khas Palembang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 November 2012

"KUE SURI" (Lagi.....)



Kue Suri ini juga pesanan Bunda Abel bersamaan dengan DONKEN. Beliau benar-benar pecinta kue-kue tradisional Palembang. Kemarin sudah pesan 1 loyang kue suri dan merasa cocok dengan kue suri "Dapur Wiyata", minggu depannya langsung order lagi 2 loyang....:)
Makasih Bunda Abel untuk setiap ordernya.......;)

Minggu, 28 Oktober 2012

"KUE SURI" (Palembang)




Satu lagi kebahagian bertambah setelah bisa berhasil membuat satu jenis kue khas Palembang, kue jaman "bingen" (jaman dulu) kata orang Palembang :)

Namanya "KUE SURI", kalo dilihat sepintas seperti Bika Ambon kue khas Medan karena kue suri juga berongga, tapi kalo setelah digigit teksturnya beda dengan Bika Ambon karena tidak kenyal-kenyal.
Rasanya manis enak karena adonannya menggunakan cukup banyak telur ayam, dicampur juga dengan butter cair.

Awal tertantang untuk bisa buat kue ini, karena lihat papa tercinta dan kakak Wira tersayang lahap banget makan kue suri dirumah saudara pas Idul Fitri kemarin. Jadi kemarin pas Idul Adha kepikiran pengen banget bisa buat kue ini.

Awalnya sama sekali buta tidak ada bayangan seperti apa bahan dan cara bikin kue ini, akhirnya tanya om "GOOGLE" dan didapat resep yang menurutku masuk akal dengan gambaran hasil akhir kuenya. Tapi ternyata GAGAL ...:(, kuenya sampai coklat dipanggang baru memadat dan setelah dipotong-potong hasil rongganya sedikit banget......KECEWA.

Akhirnya, pas kumpul-kumpul keluarga hari Idul Adha kemarin, tanya langsung sama yang sudah berhasil buat kue suri ini "Aak Nurul", sepupuku yang sudah lumayan pengalaman disoal masak-memasak. Selanjutnya????

Penasaran bangetttt........gak tahan, akhirnya besoknya langsung praktek dan hasilnya PUAS BANGET dan ENAKKKKK..............:) #Makasih aak Nurulllll resep dan trik-triknya.......#Hugs

Resepnya:
85 Gram Terigu Protein Sedang
125 Gram Airputih
1 Bungkus Ragi Instans
300 Gram Gula Pasir
15 Butir Telur Ayam
5 Sdm SKM
3 Sdm penuh Butter Cair

Caranya:
1) Siapkan cetakan tulban diameter 20cm (lubang tengah), oles dengan margarine dan tabur dengan tepung terigu hingga rata.
2) Campur terigu, air dan ragi, aduk rata, lalu diamkan kurang lebih 30mnt (mengembang)
3) Setelah adonan terigu mengembang, masukkan gula dan telur satu per satu sambil terus diaduk rata cukup dengan tangan sampai gula larut.
4) Lalu masukkan SKM, aduk rata
5) Masukkan butter cair,aduk kembali
6) Sambil disaring masukkan adonan kue kedalam cetakan
7) Diamkan adonan yang sudah didalam cetakan kurang lebih 1 jam sampai adonan mengeluarkan gelembung-gelembung kecil.
8) Panggang kue hingga padat, matang dan berrongga kekuningan pinggirnya.

Catatan:
1) Sebaiknya proses menunggu adonan kue naik yang kedua (yang sudah didalam cetakan) dilakukan didalam oven. (Cetakan yang berisi adonan sudah dimasukkan kedalam oven dalam kondisi api belum menyata). Setelah 1 jam (adonan naik), nyalakan api sedang untuk proses bakar kue.
Tujuan cara pengembangan kue seperti ini supaya rongga kue yang terbentuk saat pengembangan tidak berubah pada saat kita angkat cetakan kedalam oven.
2) Pada saat memanggang kue, adonan akan terlihat buih-buih kecil seperti air mendidih dan kue sangat berminyak, tetapi ini menunjukkan proses ragi bekerja sehingga kue akan terbentuk rongga dan setelah dingin minyak-minyak pada kue akan hilang dengan sendirinya.


"Kue SURI" yang sudah dipotong-potong


Selasa, 06 Desember 2011

"SRIKAYA"

Buat ini sebenarnya "Terpaksa" karena mbak "Arum" pelanggan setia "Pempek Wiyata" yang minta jadinya HARUS DIBUATKAN.
Dan ternyata Jagoan kami "Wira" sukkaaaaa buangetttt......
Aduhhh Nak, maafkan bunda yang baru pertama kali buat ini, sehingga baru tau kalo anak bunda yang pintar dan ganteng...:) suka banget sama srikaya.

Janji dech, bunda bakal sering buatin "Wira" Srikaya ya sayang.....;)
Bahannya dan cara buatnya guampang bgt, setelah dicoba memang enak.
Resep hasil introgasi "mama" tercinta, tapi kadar gula nya biasa dikurangi karena memang tidak terlalu suka yang legit-legit.



Bahan:
10 butir telur ayam
300 gula pasir
500 ml santan kental
50 ml air pandan (100 gr daun pandan diblender dengan 5 sdm air)
Buah Nangka dipotong kecil-kecil untuk hiasan (optional)

Caranya:
1) Panaskan Kukusan dengan api sedang sampai airnya mendidih
2) Campur semua bahan kecuali buah nangka, aduk sampai gula larut saja (tidak perlu sampai telur mengembang).
3) Tuang adonan ke dalam wadah tahan panas
    (Tadi pakai wadah mangkuk aluminium foil biar lgs bisa dibawa mbak Arum)
4) Masukkan wadah yang sudah terisi adonan, kukus 10 menit untuk mengentalkan adonan, tabur buah nangka diatasnya.
5) Kukus kembali adonan kurang lebih 30menit dengan api sedang saja sehingga adonan tidak mengembang.
6) Angkat "Srikaya" yang sudah matang, langsung keluarkan dari kukusan
7) "Srikaya" siap disantap

"Srikaya" orderan mbak "Arum"


Nilai untuk Srikaya ini? "Uenakkk Buanget" cocok buat menu pencuci mulut...!!!
Buat yang gak mau repot, ditunggu ordernya di "Dapur Wiyata" ya.....;)

Selasa, 22 November 2011

"Kue 8 Jam"

Dapat order mendadak "kue 8 jam" dari pelanggan setiaku yg biasa order "pempek".
Akhirnya resepnya tanya sana-sini sama mama, mama mertua, tante, uwak....akhirnya diberanikan bikin racikan sendiri yang disesuaikan dengan selera jaman sekarang, xixixi
Harus dua kali buat karena yg pertama gagal "retak" di permukaan atasnya..........dan.........Alhamdulillah yang kedua BERHASIL dan ini inbox obrolan pertanyaan dan balesan di FBku dari mbak "Nurbaiti":

Pertanyaan:  
Ass,
Mbak, gmana kue 8 jam nya?
Semoga cocok ya mbak...
Makasih

Jawabannya:

Wass wr wb..
Alhamdulillah... menurut ibu, kaka, dan adik saya rasanya mirip dengan buatan nenek, hanya saja kayanya ini dibakar nay pake oven ya mba?? Kami biasanya dulu dibuatkan dgn arang gitu bakarnya... Jadi agak2 gosong hehehe.... Tapi kemaren habis koq mba... udah kangen banget, pengen makan itu tp susah nyari nya...

 Nilainya untuk kue ini? "10".....Puasssss buangettttt............:)

"Kue 8 Jam"


Bahannya:

* 20 Butir telur bebek
* 1 Kaleng susu kental manis
* 300gr gula pasir
* 75 gr margarine cair

Caranya:
* Aduk Telur + gula sampai gula larut saja (telur tidak perlu sampai mengembang)
* Masukkan Susu kental manis, Aduk rata
* Masukkan margarine cair
* Masukkan kedalam cetakan 20 x 20 cm sambil disaring
* Masukkan cetakan yg sudah berisi adonan ke dalam kukusan yang sudah panas
* Kukus kue selama 8 jam menggunakan api kecil saja yang penting ada uang cukup
* Setiap 30 menit kukusan dibuka untuk mencegah terjadinya gelembung dipermukaan

Kue 8 Jam yang sudah dipotong-potong

Selamat mencoba ya buat temen-temen, tp klo gak mau susah-susah tunggu mateng 8 jam, diorder aja melalui telp bisa atau lihat etalase kami di Facebook "Dapur Wiyata".
Ditunggu ordernya buat yg lain ya??.....;)