Rabu, 11 Februari 2015

"Surabi Kinca"



Aduh, mau bilang apa ya klo sudah ketigakalinya nyobain resep surabi dan akhirnya baru dapat yang sesuai dengan yang diinginkan, rasanyaaaa BAHAGIA nya tu disini #LihatCentongSambilJoget :D

Sebelumnya selalu jajan klo sudah ngebayangin surabi empuk nan kenyal-kenyal. Tapi sekarang gak jajan lagi donk ya, serius...aku seneng banget bisa bikin surabi persis dengan serabi EnH*i.

Buat mbak Ricka Erlyani, makasih ya resepnya, manfaatnya ikut FBG LE itu terasa banget sekarang karena bisa saling tukar ilmu dengan sesama teman yang mempunyai hobby yang sama, yaitu MASAK.

Tidak perlu berlama-lama lagi, ini dia resep Surabi kesukaanku:

Bahan-Bahan Surabi :
2 gelas belimbing beras (rendam sampai empuk, sebaiknya semalaman )
2 gelas tepung terigu
1200 ml santan encer
1 sachet soda kue / 10gr
2 sdt garam
2 kuning telur
1 sdt Vanilli

Caranya :
1) Blender beras yg sudah direndam dengan 750ml santan sampe halus 

2) Masukan tepung terigu dan sisa santan ,blender lagi , aduk2 sampai menjadi adonan yg licin
3) Tambahkan telur ,soda kue dan vanili ,blender lagi sampai semua bahan rata,
4) Masukan adonan dalam wadah kasih garam aduk rata
5) Tutup dengan lap kering tunggu 3 jam ato lebih ( saya kemarin 1 jam saja )
6) Panaskan wajan yang cekung ,olesi minyak tipis2 

7) Masukan adonan beberapa sendok sesuai keinginan besar kecilnya
8) Tutup wajan, kecilkan apinya
9) Masak sampai adonan kering matang, Lakukan sampai selesai .


Bahan Kuah santan (Kinca) :
1500 ml santan Encer

300 gula merah

3 Lembar Daun Pandan
1sdt garam


Cara Membuat
1) Rebus santan bersama daun pandan, gula  dan garam
2) Aduk terus sampai mendidih.



Note: Untuk memberikan rasa yang berbeda, kuah kinca bisa ditambahkan durian atau nangka. 



Sabtu, 07 Februari 2015

"Pie SUSU"




Bismillahirrohmanirrohim,

Setiap baca blog masak yang sering bikin Pie Susu, selalu komennya Jauh lebih enak yang bikin sendiri dari yang Oleh-oleh "itu".
Penasaran gak klo sudah banyak baca komen begitu? PASTI ya :D
Jadi aja langsung dicoba resepnya, karena memang bahannya sangat simpel dan biasanya sudah ada di dapur kita.
Ini ya resep pie susu yang saya lihat dari blog mbak Nina :




Pembuatan Pie Susu ini memang membutuhkan sedikit kesabaran, misalnya kesabaran pada saat menuangkan isi kedalam kulit pie yang sudah dicetak, tahap ini harus benar-benar karena jika tertumpah maka akan sulit untuk melepaskan pie susu yang sudah matang dari cetakannya.

Pie Susu yang selesai diisi dan siap di oven
Tapi kesabaran kita akan menghasilkan pie susu yang renyah kulitnya dan lembut manis isinya. Gak nyesel de nyobain bikin sendiri karena dapetnya banyakkkk bisa disimpan di kulkas hingga 3 hari.
Hemmmm...........saya langsung kebayang pie susu lagi :D






 

Jumat, 05 Desember 2014

Sus Vla SuSu


Bismillahirrohmanirrohim,

Duluuuu sekali, lupa kapannya klo buat kue satu ini selalu gagal, padahal sudah sesuai resep.
Tapi Alhamdulillah sekarang klo bikin gak pernah ada masalah lagi. Ternyata walaupun kita sudah sesuai resep membuatnya, tapi harus tahu juga trik-triknya untuk kue Sus ini, antara lain:

1) Terigu harus mateng pada saat pembuatan kulit dengan tanda sudah kalisnya adonan dipanci dan sudah mengental.
2) Masukkan dan kocok telur setelah adonan terigu dingin, sehingga telur yang dimasukkan tidak ikut matang.
3) Oven harus SANGAT panas (sudah dipanaskan) sebelum adonan dimasukkan ke dalam oven
4) Jangan sekali-kali membuka pintu oven sebelum kue Sus benar-benar kokoh dan matang.

Mudah-mudah dengan mengikuti trik-trik diatas dan menggunakan resep yang sudah berulang kali saya otak-atik, hasilnya tidak akan mengecewakan lagi. karena sekarang kue ini sering sekali muncul dari dapur kesayangan karena memang para jagoan saya (suami dan anak-anak) suka sekali dengan jenis kue ini.

Berikut Resep Kue Sus nya:

Bahan Kulit Sus:
125 Gram Margarine
150 Gram Terigu Protein Sedang
250 ml Air
1/4 sdt Garam
1/2 sdt Gula Pasir
3 Butir Telur Ayam ukuran sedang

Caranya:
1) Masak air, gula, garam dan margarine hingga mencair.
2) Matikan api sebentar, masukkan terigu yang sudah diayak, aduk rata lalu nyalakan kembali api
3) Masak adonan terigu hingga kalis
4) Matikan api lalu diamkan adonan hingga uap pananya hilang
5) Masukkan telur, lalu kocong dengan mixer kira-kira 3 menit
6) Oles tipis-tipis loyang dengan mentega 
6) Adonan siap dicetak dan beri jarak antar kue sehingga tidak menempel satu sama lain 
    setelah mengembang

Adonan Sus yang sudah dicetak dan siap masuk oven


7) Masukkan adonan yang sudah dicetak kedalam oven yang sudah dipanaskan terlebih dahalu
8) Oven kue kurang lebih 45 menit (tergantung jenis oven masing-masing) dengan suhu 180o sampai kulit terlihat sudah kering dan bersemu kecoklat-coklatan.

Kue Sus yang sudah di keluar oven

Bahan Vla:
1) 400 ml Susu Cair Putih
2) 4 Sdm Gula Pasir
3) 1/4 Sdt Garam
4) 1 Sdm Tepung Custard
5) 1,5 Sdm Tepung Meizena
6) 1 Sdm Margarine

Caranya:
1) Aduk rata Susu + Gula + Garam + Tepung Custard + Tepung Maizena dalam panci
2) Masak adonan susu yang sudah tercampur rata hingga mengental
3) Matikan api, segera masukkan margarine, aduk rata.

PENYELESAIAN:
1) Gunting tidak terputus bagian tengah sus
2) Masukkan vla sesuai selera

KESAN DAN PESAN:
Enakkkkkk dan mudahhhh ;)






Selasa, 18 November 2014

"Pempek Keriting"


Satu lagi jenis pempek yang sering banget dibuat di dapur saya karena memang ini salah satu jenis pempek kesukaan suami dan KakakWira.
Sebenarnya dari bahan dasar dan cara pengolahannya sama saja dengan jenis pempek lainnya seperti pempek Kapal Selam ataupun Lenjer tapi yang membedakannya hanyalah dari bentuk pempek itu sendiri yaitu kriwil-kriwil bulat, mungkin karena itu disebut "Pempek Keriting" dan di kota asalnya Palembang banyak juga yang menyebut pempek ini "Pempek Kerupuk".



Untuk membuat Pempek Keriting ini, saya menggunakan gilingan kuningan manual yang memang sudah biasa digunakan oleh orang-orang tua jaman dulu untuk menghaluskan ikan sebelum diolah menjadi pempek.
Ceritanya, sudah lama sekali suami tanya, "Bunda belum bisa bikin Pempek Keriting ya?", hemmm rasanya gimana ya sering ditanya begitu padahal kendalanya di cara mencetaknya karena belum punya gilingannya :(
Dannn.............waktu pencarianpun berakhir ketika dapet alat yang dicari-cari ini di Pasar Senin Jakarta Pusat, senengggg banget rasanya kaya ketemu barang berharga yang sudah lama hilang (Lebai yaaa?).

"Gilingan Kuningan untuk mencetak Pempek Keriting"

Baiklah, setelah bercerita tentang cetakannya, sekarang kita bahas cara membuatnya, mudahhh banget:


CARANYA:

Bahan A: 
* Masak air +terigu+bawang putih hingga mengental.
* Matikan api dan dinginkan.
* simpan dilemari pendengin kurang lebih 30 menit

 Bahan B:
* Masukkan ikan giling kedalam baskom besar
* Tambahkan adonan bahan A yang sudah dingin, garam, dan gula
* Aduk semua bahan sampai tercampur rata dan benar-benar kental
* Masukkan sagu, aduk perlahan sampai rata
   (Saat sudah rata sagu + adonan ikan, adonan pempek memang tidak sampai kalis)
* Setelah rata, adonan siap dibentuk dengan cara:
   - Ambil adonan kurang lebih 50gr, bulatkan untuk memadatkan adonat.
   - Letakkan adonan dibawah cetakan kuningan lalu giling hingga adonan timbul diatas permukaan cetakan
   - Rapikan adonan yang sudah kriwil-kriwil di dalam cetakan hingga membentuk seperti kerupuk bulat bisa 
     menggunakan bantuan spatula.



   - Setelah bentuk pempek keriting rapi dan sedikit memadat, segera masukkan adonan pempek kedalam 
      rebusan air yang sudah mendidih dengan api sedang saja karena jika api terlalu besar bisa merusak bentuk 
      keriting dari pempek yang sudah dicetak tadi.


   - Segera angkat setelah pempek mengapung di permukaan air karena pempek jenis lebih cepat matang 
      dibanding pempek kapal selam ataupun lenjer.
   - Setelah diangkat, letakkan pempek diatas serbet untuk menyerap sisa-sisa air rebusan di pempek tersebut.
  
* Pempek siap disantap bersama "Cuko" dan irisan timun, Enakkkkkkk..........:)

Catatan:
Untuk jenis pempek keriting ini, di kota Palembangnya langsung disantap setelah direbus tanpa perlu digoreng dulu dan ini merupakan salah satu alasan kenapa suami saya suka sekali dengan pempek ini karena lebih terasa kenyalnya dan lebih sehat tanpa minyak penggorengan.
Tetapi di Jakarta kebanyakan restoran pempek menyajikan pempek jenis ini dengan digoreng terlebih dahulu.
Bagaimanapun cara penyajiannya, kembali ke selera masing-masing saja, yang jelas pempek ini enak dan sedikit unik dari bentuknya. Selamat mencoba !









Selasa, 11 November 2014

"NASI UNGU"

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM,

Saya kembali...:D, (Apa coba?)
Terakhir nulis di blog kesayangan ini bulan Januari 2014, sudah hampir satu tahun lamanya.....hikhikhik.
Tapi nulisnya aja kok yang libur, coba-coba resepnya tetep jalan walau memang tidak sesering waktu #KakakWira sendirian. Karena sekarang sudah ada #AdekQiu jadi waktu juga banyak dikamar akhirnya (Mencari Alasan)......:D

Baiklahhh, awal nulis setelah vakum lama ini akan diawali dengan cerita "Jatuh Hati"nya saya sama si UNGU alias Ubi Jalar Ungu. Terkesima sama ciptaan Allah SWT yang satu ini. Dari harganya yang Rp6000/Kg bisa memberikan manfaat yang luar biasa. Mulai dari pewarna alami, bahan dasar aneka olahan seperti Roti, Mie dan sebagainya. Dan manfaatnya itu lhoooooo, Buanyakkkkk Bangetttt, antara lain sebagai antioksidan, anti-bakteri, anti kanker. Untuk lengkapnya bisa kita baca-baca lagi di om "Google" yuk.......

Baiklah, kembali ke topik Ubi Ungu, pertama kali terlintas bikin "Nasi Ungu" tapi gak pakek repot, dan akhirnya jadi tuchhhh...............;)

"NASI UNGU" 


Ini caranya mudah banget dan anak-anak suka, mungkin karena warnanya menarik dan kebetulan kemarin saya hias dengan keju dicetak bentuk bintang dan bulan sabit.

Bahannya: 
Nasi Putih panas 1piring 
50 gram ubi ungu kukus 
25 gram keju parut

Caranya:
Ubi ungu yang baru dikukus segera dihaluskan lalu campur dengan nasi panas dan keju parut, ongseng-ongseng di atas api kecil, setelah warnanya rata, matikan api dan nasi siap disantap dengan lauk-pauknya.

Kebetulan kemarin saya juga membuat "Chicken Katsu" jadi bisa sekalian buat lauk makan dan pelengkapnya saya tambahkan telur dadar tipis yang saya iris-iris tipis. Potongan tomat dan saus tomat sebagai tambahan juga. Jadi dech...... "Selamat Mencoba".


Senin, 13 Januari 2014

Cheese Stick

Ampunnn.....banyak banget hutang foto kue dan masakan yang belum di update di blog. Rasanya mau coba semua resep baru setiap hari jadinya numpuk dech PR catatan di blognya.
Salah satunya foto ini, entah sudah berapa kali bikin "cheese stick" ini di tahun 2013 (baru di update 2014????) , klo gak salah foto yang ini diambil pas pembuatan bulan puasa Ramadhan untuk memenuhi permintaan order "paksaan" temen SMA yang katanya ngiler lihat "DP"ku di BB, hihihihi.

Untuk "Cheese Stick" sudah coba banyak resep, dan yang terakhir coba resep dari mbak Ita (Dapur Khayangan) yang sudah beberapa resepnya mbak Ita sudah dicoba dan hasilnya pas sesuai selera jadi sudah ditetapkan ini resep "Cheese Stick" yang terfavorit. Lagi-lagi, banyak-banyak, sering-sering berucap makasih sama mbak Ita untuk resep-resepnya yang SIPPP. Resep aslinya mbak Ita disini yaa. Klo saya hanya mengubah keju yang digunakan dicampur antara keju cheddar dengan keju tua Gouda.


Resep Cheese Stick nya:

250 Gram tepung Terigu (protein sedang)
50 Gram Tepung Maizena
100 Gram Keju Cheddar Parut
50 Gram keju Tua Parut
1/2 sdt Garam sebagai penguat rasa
1/2 sdt Baking Powder
2 sdm Margarine
1 Kuning Telur
100 ml Susu Cair
Minyak untuk menggoreng

Caranya:
1) Campur semua bahan kering (terigu, maizena, keju, garam, dan baking powder) dengan margarine
2) Tuang susu cair dan telur kocok
3) Uleni semua bahan cukup sampai tercampur rata saja tidak perlu sampai kalis
4) Giling adonan dengan gilingan mie dan potong sesuai panjang yang diinginkan (saya giling adonan mulai dari tingkat 1, 3 lalu paling tipis 5)
5) Goreng "Cheese Stick" dengan minyak panas sedang (diamkan sesaat ketika baru masuk minyak hingga
adonan terlihat mulai kokoh, aduk perlahan-lahan sehingga Cheese Stick tetap berbentuk lurus)
6) Anggat Cheese Stick jika sudah kekuningan dan tiriskan lalu segera simpan di wadah kedap udara
7) Renyah dan ngeju kan? ;)







Senin, 23 Desember 2013

Martabak Manis


Alhamdulillah bisa. Bisa apa? ya bisa bikin martabak manis. Hari pertama bikin lgs ditanya suami, ini bunda yang bikin? iya ayahhh (senyum melebar) :)
Hari kedua bikin lagi, kakak wira bilang: bunda, kakak mau bekel martabak keju kayak tadi disekolah ya. Besok pagi diolah lagi.
Mengasyikan karena memang mudah, serius de...mudahhh bgt *Cerita sambil binar-binar karena masih takjub dengan kemampuan untuk bikin martabak ini.
Banyak-banyak makasih sama blognya mbak Ita (Dapur Khayangan), resepnya dari blognya mbak Ita, salah satu blog favorit selain blog mbak Ricke (Ordinary Kitchen).

Ada yang gak percaya klo buat martabak manis itu mudah bgt? ikuti resep ini ya.....:)

BAHAN:

Bahan A: 
250 gram terigu (saya pakai terigu protein tinggi)
50 gram gula pasir
1 sdt baking powder (saya pakai yg BPDA merk Hercules)
1/2 sdt vanilli
1/4 sdt garam halus

Bahan B:
1 butir telur kocok lepas
380ml air 

Bahan C:
1 sdt soda kue
1 sdm air putih

Bahan Tambahan:
Gula pasir secukupnya untuk taburan
mentega/margarine untuk olesan
Keju/kacang/coklat, dll untuk taburan
Susu kental manis secukupnya

CARANYA:
1) Bahan B dicampur dan diaduk rata
2) Campur semua bahan A lalu masukkan bahan B, aduk hingga rata dan mulus tanpa gerindil-gerindil
3) Diamkan adonan minimal 1 jam
4) Panaskan loyang yang hendak dipakai selama kurang lebih 20 menit 
    (saya pakai teflon biasa diameter 15cm)
5) Bahan C dicampur dan diaduk rata
6) Masukkan bahan C keadonan yang sudah didiamkan 1 jam, aduk hingga rata, tuang adonan 
    ke cetakan  dengan api cenderung kecil hingga muncul pori-porinya lalu tabur dengan gula pasir 
    (saya 2 sdm), tutup martabak hingga matang.
7) Angkat martabak segera oles dengan mentega (saya pakai blue band biasa) lalu tabur dengan isian 
    sesuai selera (saya pastinya dengan keju parut) terakhir siram dengan susu kental manis.
8) Selamat menikmatiiiiiii :)



Rabu, 11 Desember 2013

PEMPEK ADAAN

 

Ini satu lagi jenis pempek  yang sering banget dibuat dirumah. Selain peminat yang pesan pempek ini lumayan banyak, yang bikin juga seneng mengolah jenis pempek ini karena menurutku pempek ini mudah banget prosesnya dan hasilnya juga enak banget.

Pempek adaan ini klo ditanya di kota aslinya "Palembang" banyak banget jenis ragam resepnya, ada yang menggunakan putih telur, ada yang menggunakan telur utuh dan ada juga yang menggunakan santan.

Aku sendiri sudah mencoba yang menggunakan telur utuh dan putih telurnya saja tapi menurutku pribadi hasilnya kurang gurih dan tekstur pempeknya lebih keras. Tapi mungkin aku yang kurang beruntung untuk resep-resep yang menggunakan telur. jadilah pempek adaan yang menggunakan santan menjadi tambatan hati sampai sekarang , hehehe.

Resep ini aku praktekkan dari resep majalah sedap dan kutambahkan bawang bombai untuk lebih wangi hasilnya, dan kukurangi jumlah sagunya karena resep aslinya lebih kenyal.

PemPek AdaaN:

Bahan: 
250 Gram ikan tenggiri giling
1 Sdm bawang bombai cincang
1 tangkai daun bawang potong halus
1/2 Sdm garam halus
1/2 Sdm gula pasir
150 ml santan encer
100 Gram sagu tani
Minya untuk menggoreng

Caranya:
1) Campur semua bahan kecuali sagu, aduk semuanya hingga mengental
2) Masukkan sagu tani, aduk perlahan hingga rata (tidak perlu diaduk lama-lama)
3) Panaskan minyak goreng dengan api sedang
4) Bulatkan adonan dengan menggenggam adonan dan dikeluarkan melalui kepalan antara jari telunjuk dan jempol (seperti membuat bakso) lalu ambil bulatan dari tangan menggunakan sendok makan yang sudah dibasahi air, segera masukkan ke minyak yang sudah dipanaskan.
5) Goreng pempek hingga sedikit mengembang dan naik kepermukaan minyak
6) Angkat pempek dan sajikan dengan cuko dan irisan timun.

CUKO "PEMPEK"

Bahan:
* 1000 ml air
* 500 gr gula merah batok
* 150 gr bawang putih halus
* 1 sdm garam
* 4 sdm asam jawa
* 50 gr cabe rawit halus
* 2 sdm ebi halus

Caranya:

* Rebus air + gula merah + asam jawa sampai asam rontok dan gula cair
* Saring rebusan air gula tadi
* Masak kembali air gula, masukkan bawang putih, garam, cabe halus, dan ebi
* Setelah mendidih, matikan api.
(Note: Cuko akan semakin sedap utk disantap setelah diinapkan 1 malam)