Senin, 10 Desember 2012

"BEEF PIZZA"




"Pizza", kerennn ya manggilnya...:)
Dan terasa istimewa ketika makan dengan keluarga di sebuah restoran Italia dengan menu "Pizza" ini.
Tapi ternyata, cara bikinnya mudahhhhhhhh sekali.......toppingnya pun bisa dibikin bermacam-macam sesuai selera keluarga dan yang pastinya puas karena toppingnya yang tebal sehingga rasanya makin MANTAB !!!!

Yuk dicoba resepnya (intip dari blog mbak "Nie" di Bali):

Bahan A:
200 Gram Terigu Protein Tinggi
150 ml Air Dingin
1/2 sdt Ragi

Bahan B:
150 Gram Terigu Protein Tinggi
100 Gram Terigu Protein Sedang
2 Kuning Telur
40 Gram Gula Pasir
30 Gram Susu Bubuk
1 sdt Ragi
50 Gram Margarine
1sdt Garam
115 ml Air Dingin

Topping:
300 Gram Daging Giling
1 Buah Bawang Bombai Cincang
3 Siung Bawang Merah Halus
2 Siung Bawang Putih halus
Merica Halus secukupnya
Pala bubuk secukupnya
Garam secukupnya
Gula Pasir secukupnya
2 sdm saos tomat
200 Gram Keju Mozarella
Paprika Merah dan Hijau secukupnya
2 Buah Sosis Daging

Cara membuat Topping:
1) Tumis bawang bombai, bawang putih, bawang merah hingga harum
2) Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna
3) Masukkan garam, gula, merica dan pala.
4) Terakhir masukkan saos Tomat, masak hingga daging kering.

Cara membuat Roti pizza:
1) Uleni bahan A, diamkan selama 1 jam
2) Campur terigu, ragi, susu bubuk, gula pasir dan bahan A, aduk rata
3) Masukkan kuning telur dan air, aduk rata
4) Masukkan margarine dan garam, uleni hingga kalis
5) Diamkan 30 menit
6) Bahan roti siap digunakan

Penyelesaian:
1) Tipiskan bahan roti didalam loyang pizza yang sudah dioles margarine.
2) Lapisi Saos Tomat secukupnya
3) Parut Keju mozarella secukupnya
4) Taburi bahan daging tumis sampai memenuhi semua permukaan roti
5) Susun potongan sosis dan paprika di atas taburan daging
6) Tutup semua topping dengan parutan keju mozarella kembali
7) Bakar pizza kurang lebih 15 menit hingga bahan roti matang dan keju meleleh
8) Pizza siappppppp..............:)

  

Kamis, 29 November 2012

"KLAPPETART"

 

Ini adalah susuatu yang unik karena senang bisa membuat makanan khas daerah lain yang memang "Woke" rasanya....."Klappetar" namanya, masakan asli Manado.
Walaupun gak bisa dibohongi klo lidah pempek tetep menomorsatukan rasa"Cuko" Palembang tapi rasa klappetart ini ternyata disukai semua anggota keluarga.

Sudah pernah liburan sekeluarga ke Manado, menikmati "BUNAKEN" yang terkenal itu dan sekalian menikmati Klappetart yang asli bgt dibuat sama orang Manado...:)

Sekarang saat bisa mengajikannya langsung hasil dari dapur sendiri, hemmmm.........rasanya kok lebih enakkk yaaaa alias lebih sesuai selera.....(hehehe). Boleh ya memuji sendiri..........:)

Klo soal resepnya, hasil biasa tanya-tanya om "google" dan hasilnya memang paling banyak mendapat pujian yaitu resep "Wilton".

Baiklahhh, akhirnya tidak ragu untuk mencoba resep tersebut karena sudah banyak mendapat tanggapan positif, soal rasa bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan dan selera...:)

"KLAPPETART Original"

Bahan:
1 Liter Susu Segar
250 Gram Gula Pasir (Saya Pakai 150 Gram)
50 Gram Tepung Terigu Protein Sedang
50 Gram Tepung Custard
50 Gram Tepung Maizena
150 Gram Mentega
6 Butir kuning telur
2 Buah Kelapa Muda tanpa air (Saya pakai 3 buah)
100 Gram kenari panggang cincang (Saya pakai 50 Gram)

Bahan Topping:
6 Butir Putih Telur
1 Sdt air jeruk nipis
4 Sdm Gula Pasir
2 Sdm Tepung Terigu Protein Sedang
Kayu Manis Bubuk secukupnya
Kenari secukupnya
Kismis secukupnya

Caranya:
1) Didihkan 800ml susu beserta gula pasir
2) Larutkan semua tepung (terigu, maizena dan custard) dengan sisa susu (200ml)
3) Campurkan larutan tepung dengan susu mendidih, kecilkan api, masak sampai
    mengental dan meletup-letup.
4) Matikan api, masukkan mentega, aduk cepat.
5) Masukkan kuning telur yangsudah dikocok dengan garpu, aduk cepat.
6) Masukkan kelapa muda dan kenari
7) Masukkan adonan kedalam wadah/cup/pinggan tahan panas dan bakar dengan cara
    "au bain marie" sampai permukaan adonan "agak" mengering/matang.



Adonan Klappetart siap dipanggang


Cara membuat topping:
1) Kocok putih telur dengan mixer sampai setengah kaku lalu masukkan air jeruk nipis,
    lanjutkan kocokan sambil masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sampai putih telur
    kaku (Soft Peak).
2) Masukkan terigu, cukup aduk dengan spatula.
3) Masukkan kocokan putih telur kedalam plastik segitiga sehingga mudah untuk
    menyemprotkannya ke atas adonan klappetart.

Penyelesaian....:
1) Ambil adonan klappetart yang sudang dibakar
2) Semprotkan kocokan putih telur diatas adonan klappetart tersebut
3) Tabur bubuk kayu manis merata diatas topping putih telur
4) Taburkan kenari dan kismis
5) Bakar kembali Klappetart yang sudang diberi topping sampai menguning dengan
    cara "Au bain Marie" lagi.

Selamat mencoba..........Klappetart Original tanpa Rhum ini dijamin halal dan rasanya yang lembut tapi ada sensasi kres-kres dari kelapa muda dan kenarinya, rasanya sudah pas banget dengan selera keluarga saya.

Buat yang gak mau repot tapi kangen sama klappetart atau penasaran dengan kelembutan rasanyanya, ditunggu orderannya di "Dapur Wiyata" ya..........;)


Kamis, 22 November 2012

"KUE SURI" (Lagi.....)



Kue Suri ini juga pesanan Bunda Abel bersamaan dengan DONKEN. Beliau benar-benar pecinta kue-kue tradisional Palembang. Kemarin sudah pesan 1 loyang kue suri dan merasa cocok dengan kue suri "Dapur Wiyata", minggu depannya langsung order lagi 2 loyang....:)
Makasih Bunda Abel untuk setiap ordernya.......;)

Rabu, 21 November 2012

"DoNaT KeNtAnG" (Lagi...)


Alhamdulillah, ini ada "repeat order" dari pelanggan setiap "Dapur Wiyata".
Bunda Abel seneng bgt katanya dengan DONKEN Dapur Wiyata.
Makasih ya bunda Abel, semoga Dapur Wiyata selalu jadi pilihan keluarga bunda untuk menyajikan makanan halal, sehat tanpa pewarna dan pengawet....:)

Sabtu, 03 November 2012




Alhamdulillah order Amris mulai lancar, pengerjaannya juga mulai biasa aja, memang segala sesuatu yang biasa dikerjakan akan menjadi lebih mudah apalagi karena hobby, yang berat tetap aja diharuskan bisa.

Makasih ya buat pelanggan "Dapur Wiyata" yang sudah order "Amris" kami. Ditunggu order-order berikutnya.............:)
Yang belum order, ditunggu ya ordernya. Bisa inbox di FB kami atau melalui Telp/BB.

AMRIS (American Risoles)


Ini salah satu jenis cemilan kesukaan ayah. Padahal ayah termasuk yang kurang suka cemilan-cemilan, maunya langsung makanan yang berat-berat (Nasi maksudnya bukan batu......xixixixxi).
Tapi klo ditempat jajanan pasar, hanya jenis Risoles yang jadi pilihan ayah, jadi bunda pun harus paham dan bisa menyajikan Risoles enak dan lebih bersih dan higenis di rumah.

Resepnya banyak banget bertebaran di dunia internet, klo tanya om Google hasilnya akan bingung sendiri mau pakai resep yang mana, terutama untuk resep kulitnya. Klo isinya tergantung selera aja mau diisi apa.

Karena judulnya AMRIS alias agak kebarat-baratan jadi isinya pun agak kebarat-baratan, hehe.....ada mayonaise nya, ada sosis nya, dan ditambah keju serta telur rebus.
Lumayan bergiji tinggi ya klo lihat isinya....:), dan lumayan buat suguhan kakak Wira juga. Alhamdulillah kakak Wira juga suka cemilan ini. Ayoooo lanjutttttt para lelakiku 1, 2, 3 potonggggg GRATISSSSS....:)

Resep Kulit sekali coba dari blog "Nien Ing" diBali, ini salah satu alamat blog yang sering aku ampiri karena resep dan foto-fotonya membuat yakin untuk dipraktekin :)
Makasih ya mbak Nien, saya coba resep kulit risolesnya............Ilmunya bermanfaat bgt.

Bahan Kulit:
200 Gram Terigu
250 ml susu cair
250 ml air
Garam secukupnya
2 sdm margarine cair
2 butir telur ayam

Bahan untuk lapisan kulit:
Tepung panir kasar secukupnya
2 Butir telur dikocok

Caranya:
1) Campur Terigu dan garam
2) Masukkan air dan susu, aduk rata
3) Tambahkan telur dan margarine cair, aduk rata sampai tidak ada butiran lagi
4) Saring
5) Adonan kulit siap didadar tipis-tipis menggunakan teflon ukuran kecil (aku pakai yang biasa untuk ceplok telor)

Bahan Isi:
1) 10 Butir Telur Rebus (Belah 4)
2) 5 Buah Sosis (Belah 4)
3) Mayonaise secukupnya
4) Keju Parut secukupnya

Penyelesaian:
1) Ambil selembar kulit, susun isiannya ditengah-tengah (telur 1 potong yang telah dibelah 4, sosis 1 potong yang telah telah dibelah 4, tambahkan keju dan mayonaise)
2) Lipat kulit seperti amplop rekatkan menggunakan sisa bahan kulit
3) Setelah bahan kulit dan isi habis/selesai, masukkan satu persatu kedalam telur kocok lalu bungkus dengan tepung panir kasar
4) Simpan risoles yang sudah dibungkus panir dalam lemari es kurang lebih 30 menit supaya tepung panir benar-benar menempel dan tidak rontok pada saat digoreng.
5) Setelah 30 menit disimpan di lemari es, risoles siap digoreng
6) Sajikan Risoles dengan cabe rawit atau sambal botol, Nikmattttttttt............:)


Minggu, 28 Oktober 2012

"KUE SURI" (Palembang)




Satu lagi kebahagian bertambah setelah bisa berhasil membuat satu jenis kue khas Palembang, kue jaman "bingen" (jaman dulu) kata orang Palembang :)

Namanya "KUE SURI", kalo dilihat sepintas seperti Bika Ambon kue khas Medan karena kue suri juga berongga, tapi kalo setelah digigit teksturnya beda dengan Bika Ambon karena tidak kenyal-kenyal.
Rasanya manis enak karena adonannya menggunakan cukup banyak telur ayam, dicampur juga dengan butter cair.

Awal tertantang untuk bisa buat kue ini, karena lihat papa tercinta dan kakak Wira tersayang lahap banget makan kue suri dirumah saudara pas Idul Fitri kemarin. Jadi kemarin pas Idul Adha kepikiran pengen banget bisa buat kue ini.

Awalnya sama sekali buta tidak ada bayangan seperti apa bahan dan cara bikin kue ini, akhirnya tanya om "GOOGLE" dan didapat resep yang menurutku masuk akal dengan gambaran hasil akhir kuenya. Tapi ternyata GAGAL ...:(, kuenya sampai coklat dipanggang baru memadat dan setelah dipotong-potong hasil rongganya sedikit banget......KECEWA.

Akhirnya, pas kumpul-kumpul keluarga hari Idul Adha kemarin, tanya langsung sama yang sudah berhasil buat kue suri ini "Aak Nurul", sepupuku yang sudah lumayan pengalaman disoal masak-memasak. Selanjutnya????

Penasaran bangetttt........gak tahan, akhirnya besoknya langsung praktek dan hasilnya PUAS BANGET dan ENAKKKKK..............:) #Makasih aak Nurulllll resep dan trik-triknya.......#Hugs

Resepnya:
85 Gram Terigu Protein Sedang
125 Gram Airputih
1 Bungkus Ragi Instans
300 Gram Gula Pasir
15 Butir Telur Ayam
5 Sdm SKM
3 Sdm penuh Butter Cair

Caranya:
1) Siapkan cetakan tulban diameter 20cm (lubang tengah), oles dengan margarine dan tabur dengan tepung terigu hingga rata.
2) Campur terigu, air dan ragi, aduk rata, lalu diamkan kurang lebih 30mnt (mengembang)
3) Setelah adonan terigu mengembang, masukkan gula dan telur satu per satu sambil terus diaduk rata cukup dengan tangan sampai gula larut.
4) Lalu masukkan SKM, aduk rata
5) Masukkan butter cair,aduk kembali
6) Sambil disaring masukkan adonan kue kedalam cetakan
7) Diamkan adonan yang sudah didalam cetakan kurang lebih 1 jam sampai adonan mengeluarkan gelembung-gelembung kecil.
8) Panggang kue hingga padat, matang dan berrongga kekuningan pinggirnya.

Catatan:
1) Sebaiknya proses menunggu adonan kue naik yang kedua (yang sudah didalam cetakan) dilakukan didalam oven. (Cetakan yang berisi adonan sudah dimasukkan kedalam oven dalam kondisi api belum menyata). Setelah 1 jam (adonan naik), nyalakan api sedang untuk proses bakar kue.
Tujuan cara pengembangan kue seperti ini supaya rongga kue yang terbentuk saat pengembangan tidak berubah pada saat kita angkat cetakan kedalam oven.
2) Pada saat memanggang kue, adonan akan terlihat buih-buih kecil seperti air mendidih dan kue sangat berminyak, tetapi ini menunjukkan proses ragi bekerja sehingga kue akan terbentuk rongga dan setelah dingin minyak-minyak pada kue akan hilang dengan sendirinya.


"Kue SURI" yang sudah dipotong-potong


Rabu, 24 Oktober 2012

"TEKWAN"


Makanan ini sama nasibnya dengan Pempek klo dirumahku, yaitu HARUS SELALU ADA STOCK.
Maklumlah suami dan aku adalah keluarga besar asli Palembang, jadi makanan wajib seperti Pempek dan Tekwan, harus selalu ada tersimpan stocknya di lemari es.

Setiap mengolah ikan tenggiri untuk buat Pempek, pasti juga disiapkan ikan giling untuk jadi tekwan. Jadi klo ada tamu/pesanan sudah tidak repot lagi harus buru-buru buat.

Pengerjaannya buatku cukup mudah dibandingkan pempek karena adonan lembutpun bisa tetep diolah dan tidak akan takut menjadi keras seperti pempek.

Resepnya hampir sama saja dengan pempek, tetapi adonan lebih lembut sedikit dibandingkan adonan pempek:

Bahan Biji Tekwan:
500 Gram Ikan Tenggiri Giling
300 ml Air Dingin
275 Gram Sagu Tani
1 Sdm Garam
1 Sdt Gula Pasir

Caranya Buat Biji Tekwan:
1) Campur Ikan, air, garam dan gula lalu aduk hingga rata dan kental kembali
2) Masukkan Sagu aduk rata tapi jangan terlalu banyak di "Uli"
3) Rebus air untuk merebus biji tekwan hingga mendidih
4) Buat butiran kecil-kecil seperti kelereng (tidak perlu bulat rapi), masukkan kedalam air rebusan, lakukan hingga adonan habis.
5) Setelah biji tekwan mengapung dipermukaan artinya biji tekwan sudah matang, angkat dan tiriskan.


Biji Tekwan Yang Sudah Mateng
Bahan Kuah:
8 Siung Bawang Putih Giling
Merica Secukupnya
1 Ons Udang Cincang
Garam Secukupnya
1 ikat daun Seledri
1 Liter Air

Bahan Pelengkap:
1/2 buah bengkuang diiris korek api
4 Lembar Jamur Kuping direndam air hangat dipotong kecil-kecil
10 Buah Sedap Malam direndam air hangat, buang tengahnya yang bagian kuning lalu ikat simpul
Daun seledri diiris tipis untuk taburan
Bawang Goreng untuk taburan
1 ons Cabe Rawit Hijau, direbus hingga mendidihlalu dihaluskan utk SAMBAL

Cara Membuat Kuah:
1) Sangrai bawang putih hingga harum.
2) Masukkan Udang cincang dan daun seledri
3) Setelah udang mengeluarkan air dan berubah warna, masukkan garam dan merica
4) Masukkan hasil tumisan kedalam air, lalu rebus air hingga mendidih
5) Setelah air mendidih, masukkan biji tekwan, tunggu hingga mendidih kembali
6) Masukkan bahan pelengkap (bengkuang, jamur dan sedap malam)
7) Tekwan siap disajikan dengan taburan daun seledri dan bawang goreng